Sepak Bola Pemenang Berjanji Bawa Gelar Kembali

Sepak Bola Pemenang – cardsclub.org Fakhri husaini seorang pelatih yang berhasil membawa gelar juara untuk timnas indonesia U15. Di turnamen piala aff U15. Pada tahun 2018 lalu. Dan kini ia di tugaskan untuk mendidik timnas indonesi U23 . Untuk kembali membawa gelar seprti pada tahun lalu.

sepak bola pemenang

 Berjanji Bawa Gelar Kembali

Sepak Bola Pemenang – Sebelum tahun 2018 sang pelatih fakhri husaini membawa timnas indonesia menjuarai piala AFF U-16 di malaysia. Ia kembali mendapat tugas untuk membawa gelar buat timnas indonesia. Namun tidak seperti tahun kemarin. Fahkri husaini menangani timnas indonesia U-16 sekrang ia harus membenahi timnas indonesia U-18 dalam ajang piala AFF U-18. Dan tentu saja Ia harus punya keyakinan bahwa anak asuh nya bisa menjuarai kembali ajang tersebut.

Dimana dalam pase grub timnas indonesia U-18 kali ini harus berhadapan degan calon rival Sepak Bola Pemenang yaitu timnas myanmar  U-18. Yang saat ini mereka sangat serius untuk berhadapan dengan timnas asuhan fahkri husaini tersebut. Mereka kali ini sedang berlatih di jepang tepat nya di osaka. Mereka ingin menutup kerumbunan yang dalam pertandingan terakhir timnas myanmar selalu saja takluk oleh timnas indonesia. Mereka juga mengakui kehebatan dan ketangguhan  timnas indonesia. ”kita jangan sampai meremehkan lawan manapun termasuk timnas indonesia,sebab sekecil apapun cela mereka bisa saja memanfaatkannya’‘. Ujar pelatih timnas myanmar U-18.

Timnas myanmar bergegas  langsung menuju osaka  jepang

Hari sabtu kemarin timnas myanmar bergegas  langsung menuju osaka  jepang  untuk menjalani sesi latihan yang serius. Karna mereka punya kegigihan yang sangat kuat untuk taklukan timnas indonesia.

Setelah menjalani sesi latihan terbaik mereka tinggal menunggu keputusan waktu dan tanggal untuk berangkat ke vietnam. Dalam menjalani turnamen piala U-18 2019.

Setelah sekian lama timnas myanmar U-18 tidak mendapat gelar kali ini mereka berjuang untuk mendafatkan banyak gelar di tahun ini. Dengan niat atau kegigihan tersebut kembaali pelatih timnas indonesia U-18 fahkri husaini. Tidak gentar sama sekali karna dia sangat yakin dengan kemampuan para pemain yang baru saja selesai dengan seleksi. Meskipun timnas indonesia U-18 belum satu kalipun menjalani uji coba. Bukan berarti sang pelatihnya tidak mengenal kehebatan dan kemampuan para pemainnya.

‘saya bukan seorang penilai tapi saya seorang pengajar yang ingin berjuang”. Ujar pelatih timnas indonesia U-18 fahkri husaini. Tugas kali ini ia harus bisa berjuang untuk kembali membawa tropi seperti yang di lakukan saat membawa timnas indonesia U-16. Fahkri husaini mengakui timnas yang di latihnya memang punya banyak sekali pengalaman terutama di daerah pertahanan. Tapi ia kembali berfikir bahwa itu bukan alasan meremehkan atau menganggap enteng lawan yang akan di hadapinya di turnamen tersebut.

BERPENGLAMAN  MEMBAWA JUARA

fakhri husaisni

Setelah pada turnamen piala aff U-16 pada tahun 2018. Kemarin coach fakhri husaini berhasil mempersembahkan tropi pada timnas indonesia U-16. kali ini pelatih tersebut sangat banyak di harapkan. Oleh pecinta sepak bola tanah air untuk kembali membawa sejarah. Karena pengalaman dan kerja keras yang di miliki pelatih pakhri husaini cukup bagus dan bisa di andalkan.

Dunia persepak bolaan indonesia yakin bahwa beliau bisa berjuang untuk kembali mempertahankan gelar juara bertahan piala aff.

Timnas indonesia U-16  berhasil membawa tropi juara piala aff U-16 tahun 2018. Dengan stars menjamu Philippines untuk skor yang sangat meyakinkan yakni 8-0. Indonesia unggul dan berhasil meraih juara pada pase grup dgn poin sempurna 12 poin.  Dan masuk semi pinal menghadapi timnas Malaysia U-16 .

Mitos selalu kalah dari timnas malaysia di semi final

Meskipun kala itu timnas indonesia sedang di guncang kutukan apabila timnas indonesia bertemu dengan Sepak Bola Pemenang timnas malaysia di semi final. Sebelum – sebelumnya indonesia tak pernah mendapatkan kemenangan atau selalu mengalami kekalahan.  Namun mitos itu tidak sedikitpun membuat gentar squad merah putih. Justru itu menjadi suatu motifasi dimana kita harus membunuh mitos tersebut.  Dan akhirnya bagus kahfi beserta rekan- rekan berhasil membalikan mitos tersebut dengan mangalahkan timnas Malaysia dengan skor  tipis 1-0. Gol yang di ciptakan oleh bagus kahfi lewat pinalti pada menit ke 72 .

Meskipun di babak pertama kedua tim bermain sangat sengit dan saling menciptakan peluang emas. Tetapi tidak ada satu goll pun yang terjadi. Dan pada babak ke dua penyerang timnas indonesia harus di langgar oleh penjaga gawang membuat timnas indonesia. Harus mendapat hadih pinalti dan berhasil di eksekusi oleh bagus kahfi.  Membuat skor menjadi 1-0 dan bertahan hingga laga usai.  Selanjutnya PR baru indonesia harus berhadapan dengan timnas Thailand U-16 di laga final piala aff U16.

Di laga pinal timnas indonesia menghadapi Sepak Bola Pemenang timnas Thailand. Dari awal laga tersebut berlangsung sangat seru meskipun jual beli serangan terus terjadi. Kedua tim di babak pertama terpaksa harus berakhir dgn skor kaca mata.

Begitupun babak kedua sampai akhir pertandingan kedua tim tidak ada yang bisa mencetak gol tau mandul.

Pertandingan terpaksa harus di lanjutkan ke babak tambahan. Namun sayang tidak ada satu goll pun yang terjadi. Setelah babak tambahan berakhir kedua tim harus berjuang di kotak pinalti.

Dan akhirnya tim asuhan fahkri husaini berhasil memenangkan pertandingan laga final piala aff U-16. Lewat adu pinalti dengan skor 4-3 untuk kemenangan timnas indonesi U-16.

Meskipun dalan turnamen selanjutnya timnas indonesia U-16 harus di gagalkan di perempat final oleh lawan nya. Yaitu tmnas australia U-16 dalam kompetisi piala afc U-16. Dan menghapus harapan untuk mendapat satu tiket melaju ke piala dunia u-17 yang akan di gelar di peru.

Bekas gelandang andalan timnas

timnas indonesia jadul

Tidak banyak pecinta bola tanah air yang tahu bahwa seorang coach fahkri husaini adalah bekas gelandang timnas indonesia senior pada masa nya.  Meskipun fahkri husaini tidak memberikan satupun gelar tropi untuk timnas. Tetapi ia selalu menjadi seorang gelandang yang sangat diandalkan di tim nya.

Seorang yang menjadi panutan bagi pemain muda dan menjadi salah satu pemain legenda hidup timnas indonesia.  Tidak sedikit bekas pemain timnas yang menjadi pelatih saat ini salah satunya adalah coach bima sakti. Yang saat ini menangani timnas u-23 bersama coach luis milla.

Mungkin dari segi pengalaman nya yang sudah dan pernah di didik oleh seorang pelatih. Pasti ia bawa seperti lembut tapi tegas untuk melatih anak asuh nya.

Karier nya sebagai gelandang pada tahun 1984 -1989 ia berkarih di tim binataruna. Dan mungkin dia belum mengeluarkan perporma terbaiknya bersama tim binataruna sehingga tidak memberikan gelar kepada tim tersebut.

Tetapi pada tahun 1992 -2001 ia bersama tim pupuk kaltim ia bisa memberikan gelar sampai masuk semi final piala indonesia.

Meskipun tahun – tahun sebelumnya dan tim selain itu iya tidak dapat memberikan apapun. Tetapi pemain asal aceh tersebut sangat di hargai oleh tim nya.  Dan sangat di perlukan dalam statistik pertahanan maupun penyerangan.

Tidak banyak referensi tentang karir nya tetapi nama baiknya masih kuat dan membesar dalam dunia sepak bola tanah air.

sukses terus untuk timnas indonesia tidak ada halangan sekeras apapun jika kita yakin bisa memecahkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *